Kumpulan Syair: Perjalanan Hati (Hidayah)

Melangkah di atas pori-pori bumi,

Terbawa arus gelombang kehidupan.

Selimut hati tak kuasa lindungi,

Tuk raih impian sejati masa depan.

***

Berpuluh kali kaki melangkah,

Bermilyar otak terus berfikir,

Tak terhingga hati jalani semesta terengah-engah,

Hanya bibir terucap alunan dzikir.

***

Jalan beruas tanpa batas,

Terperosok lepas mangsa buas.

Buhul ganas tarik mangsa di tiap ruas,

Seakan hias yang membawa ke emas.

***

Tapi Robbiy angkat diri ini ke ruas yang pasti.

Terasa berat jalan ditempuh onak dan duri.

Tampaklah jelas Muhammad berjuang menapaki.

Tak lupa Shahabat bergolak berat tuk merentasi.

***

Terima kasih Alloh, Engkau telah meridhoi,

Diri yang faqir dan dhoif ini berlumur jahil dalam hati,

Tuk bertemu jalan selamat ini,

Jalan para pendahulu antar ke Jannah sejati.

***

Ya Robbiy, Pencipta diri ini,

Tak ada kata yang terucap kembali.

Ya Illahiy, hanya Engkaulah sesembahanku,

Terimalah Tauhidku dan ibadahku.

***

Kumenangis mengingat masa lalu,

Banyak tanya dalam otakku,

Tak terjawab di setiap mereka yang mengaku,

Akhirnya Dikau yang menyelamatkanku.

Sleman, 12 Desember 2009 — 25 Dzulhijjah 1430

Ba’da Isya’

piko.amikom.info


2 Balasan ke Kumpulan Syair: Perjalanan Hati (Hidayah)

  1. Bahtiar Baihaqi mengatakan:

    Ikut menyimak syairnya. (Ikut juga mikir, kok di jogja ada “atuh” ya, ha ha ha).

  2. Indahnya karya terlahir dari hidayah Allah, semoga amanah ini menjadi hamparan menuju hikmat dan kemuliaan…. Sukses tuk antum…. senggolan dari Papua AB.Rumalolas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: