Kumpulan Syair: Kilau Emas (Hujan part 2)

Kerlap-kerlip lukisan Sang Kholiq,

menyeret mata tuk memandangnya.

Senandung alam desiran makhluq,

Menusuk dengar syahdu rasanya.

***

Tanahku basah tersiram bayu gemericik,

Kembali geliat sebelumnya dahaga.

Tiupan mega, tangisan berisik,

Menusuk pori-pori kehidupan Jogja.

***

Anugerah langit dinginkan bumi,

Terbakar debu, teriakan penghuninya.

Kemilau alam terima rizki,

Menjadi kesyukuran tiap manusia.

Sleman, 24 November 2009 — 7 Dzulhijjah 1430 H

R II.2.6 – 09.00

piko.amikom.info

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: