Babi yang mencaci maki Shohabat

Ada cerita tentang seorang Qodi’ / hakim di KSA. KSA bagian timur sebagian besar Syi’ah. Ketika itu ada orang sunni dari kalangan sufi sedang melewati beberapa orang Syi’ah yang salah satunya sedang mencaci-maki dan menghina beberapa shohabat Rasululloh seperti ‘Aisyah dan ayahnya Abu Bakr serta shohabat yang lain. Orang sunni tadi mendengar dan merasakan panas dihati dan telinganya. Serta merta orang itu dibunuh kemudian melarikan diri.

Orang-orang syi’ah itu melaporkan kejadian kepada aparat dan seorang Qodi’ yang kebanyakan Qodi’ KSA adalah Sunni Ahlussunnah wal jama’ah. Orang Sunni Sufi itu kemudian ditangkap dan menceritakan kejadian sebenarnya kepada Qodi’. Qodi’ dilema akan kasus ini. Qodi’ berfikir pihak yang benar adalah Sunni Sufi itu karena orang yang mencaci maki Shohabat Rasululloh pantas mati. Tapi dilain pihak –secara umum– pembunuhan itu juga salah.Akhirnya sang Qodi’ mengatakan rencananya kepada Sunni Sufi tersebut secara pribadi –setelah mendapatkan jawaban, mungkin dengan sholat istikhoroh meminta petunjuk kepada Alloh, Wallohu a’lam. Qodi’ memerintahkan Sunni Sufi tersebut menyatakan di depan majlis pengadilan kalau dia membunuh babi. Karena orang yang mencaci maki Shohabat Rasululloh itu tak ubahnya seperti seekor babi. Dan ketika di majlis pengadilan itu Sunni Sufi itu melaksanakan yang direncanakan Qodi’. Pihak Syi’ah tidak terima dengan membuktikan jasad yang dibunuh itu. Kubur Syi’ah yang mencaci maki Shohabat Rasululloh tersebut digali. Namun ternyata setelah digali yang didapati bukan lagi jasad manusia melainkan babi. Maha Suci Alloh yang telah menolong hambanya. (Riwayat Ustad Ridwan Hamidi ketika di KSA)

2 Balasan ke Babi yang mencaci maki Shohabat

  1. wildan mengatakan:

    masya Alloh… keren pak.. semoga menjadi ibroh bagi kita semua…

  2. […] Akhirnya sang Qodi’ mengatakan rencananya kepada Sunni Sufi tersebut secara pribadi –setelah mendapatkan jawaban, mungkin dengan sholat istikhoroh meminta petunjuk kepada Alloh, Wallohu a’lam. Qodi’ memerintahkan Sunni Sufi tersebut menyatakan di depan majlis pengadilan kalau dia membunuh babi. Karena orang yang mencaci maki Shohabat Rasululloh itu tak ubahnya seperti seekor babi. Dan ketika di majlis pengadilan itu Sunni Sufi itu melaksanakan yang direncanakan Qodi’. Pihak Syi’ah tidak terima dengan membuktikan jasad yang dibunuh itu. Kubur Syi’ah yang mencaci maki Shohabat Rasululloh tersebut digali. Namun ternyata setelah digali yang didapati bukan lagi jasad manusia melainkan babi. Maha Suci Alloh yang telah menolong hambanya. (Riwayat Ustad Ridwan Hamidi ketika di KSA) […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: