Juli 1, 2009
Ya Alloh,
Jika daku telah jatuh cinta
Daku ingin semua telah terbalut oleh ridho-Mu
Daku ingin semua telah terikat oleh hukum syara’
Ya Illahiy,
Jika daku jatuh cinta
Izinkanlah dengan seorang putri yang dapat menambah cintaku pada-Mu
yang dapat menambah ke-to’at-anku pada-Mu
yang dapat menguatkan ittiba’ku kepada Sunnah Rosul-Mu
yang dapat mengingatkanku pada jalannya para Shahabat ridwanallohu jami’an
dan dapat pula membantuku untuk meraih Jannah-Mu
Ya Rohman.. Ya Rohiim…
Izinkan daku tuk jatuh cinta
pada seorang putri yang mencintaiku karena-Mu
Seorang putri yang mencintai-Mu dan rindu akan cinta-Mu
Seorang putri yang mencintai di atas Sunnah Rosul-Mu
Seorang Putri yang menerimaku apa adanya
Seorang Putri yang dapat menyayangiku dan keluargaku
sehingga daku merasakan kebahagiaan bersamanya
Ya Robbiy,
Dikau yang menciptakan manusia berpasang-pasangan
Dikau pula yang memberikan rasa kasih sayang diantaranya
Jika Dikau mengizinkan daku ‘tuk jatuh cinta
Ya Alloh,
Mudahkanlah jalanku…
(ide puisi dari seseorang dengan gubahan)
Leave a Comment » |
PoeM | Tagged: If I Falling in Love, jika daku jatuh cinta |
Permalink
Ditulis oleh pikojogja
Mei 18, 2009
Sungguh kaum wanita telah melewati suatu masa yang mana mereka ditempatkan pada posisi yang tidak layak, tidak proporsional dan sangat memilukan, tidak ada perlindungan bagi mereka, hak-hak mereka dihancurkan, kemauan mereka dirampas, jiwa mereka dibelenggu, bahkan saat itu mereka berada pada posisi yang amat rendah dan hina.
Pada zaman Romawi seorang suami bisa menetapkan hukuman mati kepada istrinya jika suaminya menghendaki, bangsa Romawi menganggap bahwa wanita adalah sama dengan harta dan perabot rumah tangga, sementara bangsa Yahudi menganggap wanita adalah najis atau kotor, dan yang lebih buruk lagi adalah sikap orang Nashrani yang mempertanyakan keberadaan wanita, apakah wanita itu manusia yang memiliki jiwa atau tidak?! Yang pada akhirnya perlakuan buruk ini mencapai puncaknya dengan menganggap wanita sebagai sumber keburukan, di mana wanita dikubur hidup-hidup, sebagaimana yang dilakukan oleh bangsa Arab Jahiliah. Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment » |
Aswaja, Firqotun Najiyah | Tagged: Akhlak Isteri Idaman, Aqidah isteri idaman, cahaya Islam, Cara memilih isteri idaman, Habsyi Fathullah Al-Hafnawiy, Ibnu Mubarok, Isteri idaman di rumah suaminya, isteri shalehah, kasih sayang antara suami dan isteri, Khalid Ahmad Asy-Syanthot, Penampilan:, Peran Wanita Sebagai Istri Idaman, Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa sallam, Seorang isteri yang aqidahnya benar akan tercermin dalam tingkah lakunya, Tarbiyatul Athfal fil Hadits Asy-Syarif, Tarbiyatul Athfal fil Islam, Wanita shalehah |
Permalink
Ditulis oleh pikojogja
Mei 17, 2009
Suatu saat Syaikh berjalan kaki pulang dari Masjid Al-Jaami’ Al-Kabier. Di depan sebuah toko, di sebuah perempatan, Syaikh melihat seorang pemuda Mesir sedang merokok.
“Hai, anak muda. Merokok itu haram hukumnya. Apalagi ini kota para santri, sangat tidak baik merokok, apalagi di pinggir jalan seperti ini.” Ujar Syaikh, dengan suara lembut, dengan senyum.
“Hey apa urusanmu? Kalau ini haram, yang berdosa aku, bukan kamu.” Bentak pemuda itu kasar.
“Ya, terserah kamu saja.” Ujar Syaikh lembut.
Saat berjalan beberapa langkah, beberapa orang menyalami beliau. Syaikh menyambut dengan senang. Namun dibelakang mereka, terlihat wajah di pemuda itu pucat.
“Apa dia itu Syaikh Muhammad Sholih Al-Utsaimin? Kenapa hanya berjalan kaki?” tanyanya.
Pemuda itu segera mendekati Syaikh dan menubruk kakinya. “ ’Afwan Syaikh. Saya tidak tahu kalau Anda adalah Syaikh….”
“Heh. Saya tidak peduli Anda kenal saya atau tidak. Seharusnya Anda takut terhadap yang haram, bukan karena saya melihat Anda. Biarkan hanya seorang anak kecil yang mengingatkan Anda, seharusnya Anda tetap menerima. Tadi saya tidak marah. Tapi begitu melihat Anda mengiba-iba hanya karena melihat saya, justru saya menjadi marah. Pergi sana, sebelum saya betul-betul marah….”
“Ya…ya Syaikh….” ucap pemuda itu terbata-bata.
“Rokok sial. Seumur hidup aku tidak akan menghisapmu lagi….”
Beberapa orang pemuda di belakangnya, tertawa tertahan-tahan.
Sumber: Majalah ElFata – edisi 05 vol.9 – 2009 – Rubrik Senyum
***piko.amikom.info***
1 Komentar |
Kisah, Senyum, Ulama | Tagged: Elfata, Kisah, Kisah Nyata, Majalah ElFata – edisi 05 vol.9 – 2009, Masjid Al-Jaami’ Al-Kabier Mesir, mesir, misr, Saat Syaikh Menahan Marah, Senyum, Syaikh Muhammad Shalih Al-Utsaimin, Syaikh Muhammad Sholih Al-Utsaimin |
Permalink
Ditulis oleh pikojogja
Mei 15, 2009
Apakah pernah ngeblog lewat ponsel, Blackberry atau Outlook …?
Mumkin, ente lagi asik liburan dan ingin menampilkan petualanganmu di blogmu tercinta. Atau ente semua pingin mengabadikan hasil-hasil petualanganmu ketika liburan, seperti gunung –kalau ente lagi liburan di gunung atau naik gunung– dengan ponselmu dan ente sharing di blog. Mumkin juga ente lagi tugas ke luar kota dan ingin mendokumentasikannya melalui blog. Jika ente pake wordpress, solusinya kirim melalui email dan ente semua up-to-date tanpa harus buka browser.
“Post by Email” alias Ngeblog lewat email sangatlah mudah sekali. Karena itu termasuk fitur dari wordpress.
Langkah Pertama Mengaktifkan Fitur “Post by Email”. Baca entri selengkapnya »
Leave a Comment » |
Tips-Tips GenIT | Tagged: mengirim artikel menggunakan email, ngeblog lewat emai, Post by email, posting blog via email, wordpress |
Permalink
Ditulis oleh pikojogja
April 2, 2009
Judul : Melacak Yahudi Indonesia. Dari Maskapai Dagang VOC. Sampai Jejak Fisik dan Pemikiran
Tanggal : 6 Robi’ul Akhir 1430 / 2 April 2009
Lokasi : Toko Buku Toga Mas, Yogya
Penulis : Faisal M. Sakri
Kategori : Sejarah, Politik, Fitnah, Analisis
Penerbit : Bale Siasat – distributor CV. Diandra PM
Hal : 168
Harga : Rp. 22.950,-
Baca entri selengkapnya »
1 Komentar |
O-Book | Tagged: analisa, diandra, faisal m, faisal M. Sakri, fitnah, indonesia, jew, judaisme, melacak yahudi indonesia, politik, sejarah, tigamas, VOC, yahudi, zionis |
Permalink
Ditulis oleh pikojogja